Lewati ke isi
Penyedia Katalog Elektronik INAPROC · PT. Destin Distritek Your Trusted Partner in IT
Semua Harus Bersorak
Regulasi & TKDN

TKDN Adalah: Arti, Cara Menghitung, dan Batas Persen

Redaksi Sorak 3 menit baca ✓ Mengutip sumber resmi
Daftar isi
  1. TKDN Adalah: Arti dan Kegunaannya
  2. Siapa yang Menetapkan dan Memverifikasi Nilainya
  3. Cara Menghitung Nilai TKDN
  4. Batas Persen yang Mengikat Instansi
  5. Tiga Tempat Mengecek Angka TKDN
  6. Contoh Laptop ber-TKDN di Katalog Sorak
  7. Sebelum Memesan: Pastikan Angka Punya Bukti
Laptop Zyrex Notebook Cruiser 20 ber-TKDN

Spesifikasi teknis harus direvisi karena mencantumkan frasa “wajib TKDN” tanpa dasar yang jelas; dua angka persentase tampil di halaman produk katalog dan mana yang dimasukkan ke dokumen pemilihan masih diperdebatkan. Kekacauan ini biasanya berawal dari satu hal: istilahnya belum dipahami bersama. TKDN adalah singkatan dari Tingkat Komponen Dalam Negeri, yaitu angka yang menggambarkan seberapa besar bagian dalam negeri dalam proses pembuatan suatu produk. Artikel ini merangkum artinya, kegunaannya, cara nilainya dihitung dan ditetapkan, batas persen yang mengikat instansi, serta tempat mengeceknya sebelum memesan.

TKDN Adalah: Arti dan Kegunaannya

TKDN dipakai dalam pengadaan pemerintah setidaknya untuk tiga hal: tolok ukur kewajiban memakai produk dalam negeri, syarat preferensi harga pada tender/mini kompetisi, dan filter praktis saat menelusuri Katalog Elektronik. Dalam kerangka itu, TKDN menjadi alat bantu memilih produk, bukan sekadar formalitas dokumen. Untuk membaca skor TKDN dan BMP secara praktis, lihat panduan khusus kami: Cara Membaca Skor TKDN dan BMP.

Dalam praktiknya, PPK menggunakan TKDN bersama metrik lain (mis. BMP) untuk memutuskan apakah sebuah produk pantas mendapat prioritas. Angka TKDN di brosur dapat berbeda dari nilai yang tercatat pada daftar inventarisasi karena perbedaan metode penghitungan atau pembaruan sertifikasi; oleh karena itu selalu minta bukti verifikasi resmi sebelum menetapkan angka di KAK.

Siapa yang Menetapkan dan Memverifikasi Nilainya

Angka TKDN dihitung oleh produsen atau pelaku usaha, lalu diverifikasi menurut ketentuan Permenperin 35/2025. Untuk keperluan pengadaan, acuan nilai yang sah adalah daftar inventarisasi Kementerian Perindustrian sebagaimana ditegaskan Pasal 66 Perpres 46/2025. Karena itu angka di brosur bukan acuan; yang mengikat adalah nilai yang tercatat pada daftar resmi.

Cara Menghitung Nilai TKDN

Rumus lengkap penghitungan teknis bukan tugas PPK, tetapi gambaran umumnya membantu menilai dokumen penawaran. Menurut Permenperin 35/2025, nilai TKDN barang dihitung berdasarkan komponen produksi (mis. bahan langsung, tenaga kerja langsung, dan biaya tidak langsung) dengan bobot tertentu. PPK cukup menuntut bukti bahwa angka tersebut sudah diverifikasi dan tercatat pada acuan resmi.

Secara ringkas, penghitungan mengakumulasi kontribusi komponen lokal (bahan, tenaga kerja, overhead) menurut bobot yang ditetapkan. BMP (Bobot Manfaat Perusahaan) memberi nilai pelengkap berdasarkan kontribusi perusahaan produsen bagi ekonomi dalam negeri. Oleh karena itu interpretasi TKDN sering dipasangkan dengan BMP ketika menentukan ambang ketersediaan produk dalam negeri.

Batas Persen yang Mengikat Instansi

Batasnya terdiri dari dua angka berbeda yang sering membingungkan: Pasal 66 ayat (2) Perpres 46/2025 menetapkan bahwa PPK wajib memakai produk dalam negeri dengan TKDN paling sedikit 25% apabila terdapat produk dalam negeri dengan penjumlahan nilai TKDN dan BMP paling sedikit 40%. Dengan kata lain, 25% adalah batas kewajiban; 40% adalah syarat keadaan. Keduanya perlu ditafsirkan dengan hati-hati agar kewajiban tidak diterjemahkan menjadi satu angka yang kaku.

Tiga Tempat Mengecek Angka TKDN

  • Situs TKDN Kementerian Perindustrian (daftar inventarisasi nasional);
  • Katalog Elektronik INAPROC (produk yang lolos kurasi dan informasi kandungan dalam negeri);
  • Halaman produk di sorak.co.id untuk penyaringan awal; angka di sini harus dikonfirmasi ke acuan resmi sebelum dimasukkan ke Dokumen Pemilihan.

Langkah praktis: bandingkan nomor atau kode produk pada halaman produk dengan entri di daftar Kemenperin; catat tanggal sertifikasi; bila ada perbedaan angka antara katalog dan daftar resmi, prioritaskan yang tercatat di daftar inventarisasi Kemenperin. Contoh langkah praktis dijabarkan di Cara Cek TKDN Laptop di INAPROC dan Situs Kemenperin.

Contoh Laptop ber-TKDN di Katalog Sorak

Empat laptop berikut menampilkan total nilai TKDN dan BMP di halaman produknya (angka berasal dari halaman produk):

Pilihan lain dan pembaruan spesifikasinya tersedia di kategori Laptop / Notebook.

Sebelum Memesan: Pastikan Angka Punya Bukti

Gunakan dua ambang Pasal 66 saat menetapkan spesifikasi (25% sebagai batas kewajiban, 40% sebagai syarat keadaan), dan hindari rumusan yang mengunci merek. Bila menyusun spek, gunakan halaman permintaan penawaran agar tim Sorak menyiapkan opsi laptop ber-TKDN sesuai kebutuhan.

Sumber

Produk yang disebut di artikel ini

TKDNBMPGaris putus-putus: batas 25% dan 40% Pasal 66

Artikel terkait